Hutan Bakau Sungai Dumai, Warisan Negeri Sri Bunga Tanjung Slideshow: Pecinta’s trip to Riau, Indonesia was created by Alamsyah. See another Riau slideshow. Take your travel photos and make a slideshow for free.

Senin, 21 Juni 2010

10 Ribu Mangrove Cegah Abrasi di Dumai

Senin, 21 Juni 2010 16:05
Kapanlagi.com - Lembaga Swadaya Masyarakat Pencinta Alam Bahari berencana menanam 10 ribu batang mangrove untuk menghindari dampak abrasi yang kian parah menggerus pinggir laut Kota Dumai, Riau.
"Hal ini dilakukan berdasarkan instruksi Direktorat Jendral Perhubungan Laut (Dirjenhubla) tentang pelestarian mangrove guna menghindari dampak abrasi pantai di seluruh daerah termasuk Dumai," kata Ketua LSM Pencinta Alam Bahari (PAB) Darwis, Senin.

Direncanakan Selasa (22/6) akan dilaksanakan penanaman 10 ribu batang mangrove di sejumlah titik yang rawan terkena dampak abrasi pantai di Kota Dumai.
Upaya itu dilakukan sebagai wujud pemerintah menghijaukan pinggiran pantai Kota Dumai yang saat ini kian parah dilanda abrasi.

"Sebelumnya kita sudah berkoordinasi dan menyampaikan instruksi ke pihak-pihak terkait seperti Administrasi pelabuhan (Adpel) dan instansi vertikal lainnya melalui pemerintah setempat tentang kegiatan penghijauan pinggir laut Dumai guna menghindari abrasi," ucapnya.
Dikatakan, seluruh perusahaan di Dumai baik itu perusahaan CPO (Minyak sawit mentah-Crude Plam Oil) maupun perusahaan minyak, seperti Pertamina dan PT Chevron akan ikut serta dalam penanaman ini.

Senin, 08 Februari 2010

Bruguiera sexangula Ditanam di Media Agar

Semarang – KeSEMaTBLOG. Kantor kami, beberapa waktu yang lalu kedatangan buah Bruguiera asal Riau. Kami senang sekali, karena kali ini buah Bruguiera yang merupakan oleh-oleh dari salah seorang KeSEMaTER ketika melakukan kunjungan kerja ke Bandar Bakau Dumai ini, ternyata bukanlah Bruguiera yang umum ditemukan di Jawa. Bruguiera sexangula (begitulah namanya) merupakan jenis spesies mangrove yang sering ditemukan di luar Jawa, seperti di pulau Kalimantan dan Sumatera. 

Lihatlah foto di samping ini. Dua buah foto bagian atas, adalah bentuk buah B. sexangula yang telah matang dan siap dibibitkan. Ukuran buah matangnya memang kecil, hanya 2 cm saja panjangnya dengan diameter buah tak lebih dari 1 cm.

Selanjutnya, dua buah foto di bagian bawahnya adalah buah-buah Bruguiera tersebut yang ditanam dengan menggunakan media agar. Sebelum menanam Bruguiera kami di dalam gelas-plastik air mineral, kami membeli media agar tersebut di sebuah toko di daerah Tembalang Semarang, yang kebetulan hanya berjarak tak kurang dari lima ratus meter dari Kantor, kami. Harganya sangat murah, hanya Rp. 1500,- saja, per bungkusnya. Media agar yang kami gunakan ini, awalnya berbentuk bola-bola kecil (hanya berdiameter tak kurang dari satu milimeter) berwarna-warni yang kemudian kami rendam kurang lebih empat jam di dalam air tawar, agar memperoleh ukuran agar yang sesuai dengan wadah yang digunakan. Setelah empat jam kemudian, media agar ini “membengkak” menjadi seukuran kelereng (lihat foto di atas, bagian bawah).